Sertifikasi Sertifikasi BNSP · Mining
Tele Handler (Telescopic Handler) adalah alat angkat serbaguna dengan lengan teleskopik yang digunakan untuk mengangkat, memindahkan, dan menempatkan material di ketinggian maupun…
Program
Tele Handler (Telescopic Handler) adalah alat angkat serbaguna yang banyak digunakan di area pertambangan dan konstruksi, dengan kemampuan menjangkau ketinggian dan jarak yang lebih fleksibel dibanding forklift konvensional berkat lengan teleskopiknya. Fleksibilitas ini juga membawa risiko tersendiri — semakin panjang jangkauan lengan, semakin besar potensi ketidakstabilan alat jika beban dan sudut operasi tidak diperhitungkan dengan tepat.
Ketentuan keselamatan pesawat angkat dan angkut diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Landasan umum keselamatan kerja bersumber dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1970.
Peserta umumnya memiliki pengalaman kerja terkait pengoperasian alat berat. Proses meliputi pembekalan teori, praktik pengoperasian, dan uji kompetensi. Peserta yang lulus memperoleh lisensi K3 operator tele handler.
Lisensi operator tele handler adalah syarat wajib bagi personel yang mengoperasikan alat angkat serbaguna ini di lokasi kerja. Bagi individu, kompetensi ini membuka peluang kerja pada berbagai proyek tambang dan konstruksi yang memanfaatkan fleksibilitas tele handler. Bagi perusahaan, operator bersertifikat mengurangi risiko insiden terguling akibat kesalahan perhitungan stabilitas alat.
Tele handler memiliki lengan teleskopik yang dapat memanjang dan mengangkat pada berbagai sudut, memberikan jangkauan lebih fleksibel dibanding forklift yang bergerak pada jalur angkat vertikal tetap.
Semakin panjang lengan diperpanjang dan semakin berat beban yang diangkat, semakin besar risiko alat kehilangan keseimbangan, sehingga operator perlu memahami batas kapasitas beban sesuai konfigurasi lengan yang digunakan.
Tidak. Alat ini juga banyak digunakan di proyek konstruksi dan gudang, meski pelatihan ini menekankan konteks penggunaan di area pertambangan dengan medan kerja yang lebih menantang.
Kurikulum
Ringkasan
| Kategori | Mining |
|---|---|
| Mode | Online |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Durasi | 4 Hari |
| Harga | Rp 6.000.000 / orang |
| Pendaftaran | Via WhatsApp |
FAQ
Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.
SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.
Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.
Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.
Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.