Sertifikasi Sertifikasi BNSP · Mining
1. Minimal SMK Teknik/non Teknik sederajat dan memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang Pengoperasian Alat Gali Muat (excavator back hoe); 2. Memiliki sertifikat pe…
Program
Pelatihan dan Sertifikasi Pengoperasian Alat Gali Muat Excavator/Back Hoe BNSP membekali operator dengan kompetensi teknis dan keselamatan kerja dalam mengoperasikan unit excavator maupun back hoe, alat berat yang paling banyak digunakan dalam pekerjaan penggalian, pemuatan material, dan pekerjaan tanah di sektor tambang serta konstruksi.
Program ini disusun berdasarkan skema kompetensi BNSP untuk memastikan operator memahami prosedur kerja aman, teknik pengoperasian yang efisien, serta tanggung jawab terhadap keselamatan tim di sekitar area kerja alat berat.
Pelatihan ini ditujukan bagi operator alat berat, calon operator excavator/back hoe, serta pekerja di industri pertambangan, konstruksi, dan pekerjaan sipil lainnya.
Mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang operasi alat berat serta ketentuan keselamatan kerja pertambangan dan konstruksi yang berlaku.
Operator bersertifikat memiliki daya saing lebih tinggi untuk bekerja di perusahaan tambang, kontraktor jalan dan bangunan, hingga perusahaan penyewaan alat berat, dengan peluang berkembang menjadi supervisor operasional alat berat.
Keduanya termasuk dalam kategori alat gali muat dengan prinsip operasional yang serupa, sehingga digabungkan dalam satu skema kompetensi yang komprehensif.
Ya, sertifikat kompetensi BNSP berlaku secara nasional dan diakui lintas industri di Indonesia.
Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya, dan konsultasi pelatihan terbaru.
Jadilah operator excavator/back hoe yang kompeten dan bersertifikat BNSP. Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya, dan konsultasi pelatihan terbaru.
Kurikulum
Ringkasan
| Kategori | Mining |
|---|---|
| Mode | Online |
| Sertifikasi | Sertifikasi BNSP |
| Durasi | 4 Hari |
| Harga | Rp 6.000.000 / orang |
| Pendaftaran | Via WhatsApp |
FAQ
Sertifikasi Kemnaker diterbitkan melalui lembaga pelatihan yang ditunjuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, umumnya berupa Sertifikat Kompetensi K3 disertai SKP (Surat Keputusan Penunjukan) untuk profesi tertentu seperti Ahli K3 Umum. Sertifikasi BNSP diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, mengacu pada skema SKKNI. Keduanya sah dan diakui secara nasional — banyak perusahaan atau dokumen tender mensyaratkan salah satu secara spesifik, jadi sebaiknya dicek dulu sebelum memilih jalur sertifikasi.
SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan sertifikat kompetensi K3 dari Kemnaker umumnya berlaku 3 tahun sejak tanggal diterbitkan, dan dapat diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Sertifikat BNSP mengikuti masa berlaku skema sertifikasi terkait, pada umumnya juga 3 tahun. Kami membantu proses perpanjangan — hubungi tim kami untuk detail dokumen yang diperlukan.
Sertifikat Kemnaker dapat dicek melalui sistem informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan sertifikat BNSP diverifikasi melalui portal resmi LSP penerbit. Wahana Totalita juga menyediakan halaman verifikasi sertifikat di /verifikasi/ khusus untuk alumni pelatihan kami.
Pendaftaran dilakukan via WhatsApp — tim kami mengirimkan info jadwal terdekat, syarat peserta, dan rincian biaya. Setelah konfirmasi, peserta mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran sesuai instruksi yang diberikan.
Ya. Sertifikat Kemnaker maupun BNSP yang diterbitkan lembaga terakreditasi berlaku secara nasional dan lazim digunakan sebagai syarat teknis dalam tender pemerintah maupun proyek BUMN/swasta di seluruh Indonesia.
Baca Juga
Hubungi tim kami via WhatsApp untuk informasi jadwal, syarat pendaftaran, dan penawaran khusus perusahaan.